Selasa, 15 September 2020

"KIAT SUKSES BERKOMUNIKASI DENGAN PUBLIK"

Kuliah Umum Pembatik Level 4 Sesi 1, Selasa 15 September 2020

 "KIAT SUKSES BAGI PARA PENDIDIK UNTUK BERKOMUNIKASI DENGAN PUBLIK" 





Charles Bonar Sirait tokoh yang terkenal dalam dunia Komunikasi. Beliau memulai debutnya didunia komunikasi ketika dirinya dipercaya menjadi kepala komunikasi perusahaan dan kepala komunikasi marketing di Bank Permata tahun 2001-2003. Pada saat itu, Charles dipercaya memimpin tim komunikasi Merger dari 5 bank yang kemudian menjadi Permata Bank dan bertanggung jawab untuk melaksanakan aktifitas korporasi corporate dan marketing communication Permata Bank.
Menurut Charles menjalani profesi dalam korporasi membutuhkan kombinasi antara pengetahuan, talenta, dan kemampuan menjalani komunikasi dengan banyak pihak.
Sampai saat ini Charles sudah mengeluarkan 6 buku tentang Public speaking dan membawanya mendirikan CBS School of Communications.

Visi CBS School Communication
  • Menghasilkan SDM Indonesia yang cerdas dalam bidang komunikasi public
Misi CSB School Communications 
  • Membentuk SDM Indonesia yang komunikatif, adaptif, berkualitas, kreatif, produktif, proaktif ( memiliki kecepatan)
Motto CBS School Communications
  • "Success Starts from Communications"
Berikut beberapa galery foto CBS :


Pandemic telah merubah gaya hidup dan kesehatan kita dalam bekerja. Interaksi secara langsung berubah menjadi interaksi secara virtual. Salah satunya adalah Kemampuan Komunikasi Publik yang harus dipelajari.
Tuntutan terhadap kemampuan pendidik untuk berkomunikasi dengan publik dan Public Speaking yang lebih efektif menjadi semakin tinggi. 
Dalam Komunikasi Publik apa yang dipelajari, yaitu antara lain:
  • Memahami pola komunikasi sederhana
  • Impactful communications
  • Persuasive Communications
  • Personal Branding
Dalam konteks Komunikasi yang sederhana, seorang pendidik adalah pusat perhatian publik, pendidik harus memiliki kemampuan menarik menarik perhatian publik, pendidik harus mampu membuat publik "Terjaga". 
Dalam konteks Impactful, dimana impactful memiliki sinonim denganaffecting, emotionsl, moving, impressive, dan touching, sedangkan communication berasal dari bahasa latin communicare yang artinya To Share = Berbagi. Impactful communicatioan  is The act of conveying intended meaning to another entity through the use of mutually understood sign with : affecting, emotionla, moving, impressive, touching.
Kemudian dalam konteks Persuasive Communication hukum yang berlaku dalam komunikasi adalah bahwa hukum alam bawah sadar sangat berpengaruh dalam mepersuasikan dan mempengaruhi orang lain.
Terakhir Personal Branding, dimana menurut Hubert K. Rampersaad personal branding adalah proses dimana seseorang dan karirnya di-MEREK-kan sebagai satu BRAND. BRAND sendiri dapat diartikan sebagai penyimbolan segala sesuatu yang berhubungan dengan informasi mengenai suatu perusahaan, produk atau jasa (sumber wikipedia). Layaknya BRANDING suatu produk, PERSONAL BRANDING bertujuan untuk membangun : Persepsi, Asosiasi dan Harapan (Ekspektasi) konsumen/klien terhadap diri kita. Kalau selama ini yang kita tahu jualan itu produk atau servis (hard selling), maka personal branding adalah ‘upaya untuk menjual’ kelebihan diri kita. Sekali kita memutuskan membangun personal branding, berarti kita telah memutuskan menjadi seseorang, dan menjadi seseorang itu memerlukan tingkat komitmen yang tinggi (100%), ketulusan (100% tanpa pamrih), dan Emotional-Spiritual Quotient tinggi.

PEMAHAMAN TENTANG PERSONAL BRANDING
  1. Men”stimulasi” persepsi yang sangat kuat tentang nilai-nilai yang anda yakini 
  2. Meng-Informasikan kepada publik, siapakah sebenarnya diri anda? Apa hal-hal yang yang anda kerjakan? Apa yang membuat anda berbeda dari orang lain? Apa yang dapat diharapkan dari diri anda jika diajak bekerjasama?
  3. Mempengaruhi orang lain untuk mem-PERSEPSI-kan diri anda secara POSITIF 
  4. Menciptakan EKSPEKTASI di dalam pemikiran orang lain, tentang keuntungan yang akan diraih jika dapat bekerjasama dengan anda
Kesimpulan yang dapat saya tarik dari apa yang disampaikan CBS dalam kuliah umum terkait kiat sukses pendidik dalam berkomunikasi dengan public adalah bahwa seorang pendidik harus memahami ppola komunikasi sederhana dan memilih sharing dan touching, karena seorang guru merupakan seorang public opinion maka apabila kita tidak bisa membangun opini public maka kita sebagai pendidik dianggap gagal dalam menciptakan personal branding. 

#Merdekabelajar
#NadiemMakarim
#Pembatik2020
#Pembatiklevel4
#Rumahbelajar
#tributetohendriwidiatmoko
#guruberbagi
#gurupenggerak

0 komentar:

Posting Komentar