WORKSHOP 25-27 JULI 2019 SMANSA BIAK
Simposium AGSI 22-24 Jogyakarta
Para Penari dari siswa siswi Jogyakarta
Dewan Guru SMANSA Biak Kota
Seluruh Bapak Ibu Guru SMA Negeri 1 Biak Kota dan Staf TU
Wisuda SMANSA Biak Kota di Gedung Tongkonan Toraja
Foto Bersama Siswa Siswi Kelas XII IPS 1
Selasa, 30 Juli 2019
Rabu, 24 Juli 2019
Pemanfaatan Media Sosial dan Aplikasi dalam pembelajaran
Pemanfaatan Media Sosial dan Aplikasi dalam Pembelajaran di SMA Negeri 1 Biak Kota
Selasa, 23 Juli 2019
SADAR 96 Rabu, 24 Juli 2019
*SADAR 96*
*KANVAS CERIA DI UJUNG JARI*
Banyak sekali tool teknologi yang bisa membuat kelas menjadi ruang yang menyenangkan dengan mata berbinar dan ketawa lepas dari siswa. Kelas bukan ruang mengekang kreativitas siswa, justru sebaliknya, inovasi dan ketrampilan berpikir sangat memungkinkan dikembangkan guru melalui tool IT. Animasi yang menghibur serta sarat makna tentu akan membuat pembelajaran lebih beemakna dan mengesankan.
Flipaclip salah satu tool animasi kartun yang hanya memerlukan ketrampilan menggambar dengan tangan di tablet. Layar tablet ibarat kanvas yang digunakan untuk menggambar pakai pen atau jari lalu dianimasikan sehingga menjadi tayangan pembelajaran yang mengasyikkan. Konten-konten materi pembelajaran juga bisa dikembangkan untuk kreativitas siswa. Bayangkan jika siswa ditugaskan membuat kartun pembelajaran penuh animasi dengan flipaclip, emejing banget toh.
Melihat tayangan flipaclip di youtube buat saya sangat tertarik untuk segera menerapkan bersama siswa sambil memberi materi dan berkreasi, penasaran banget karena saya belum pernah mencoba. Apakah anda sudah mencoba ? Atau masih level penasaran seperti saya ?. Mari tuntaskan Rabu Malam nanti, 24 Juli 2019 mulai pukul 19.15 WIB bersama SADAR edisi 96 yang akan menghadirkan pakar animasi kartun dari SMAN 4 Kendari, *Pak Muhammad Syahrani*. Pasti materi ini cetar membahana. Mari berdiskusi sambil belajar bersama kami yang nantinya dipandu oleh *Bu Siti Zakia* dari SMKN 2 Tebing Tinggi.
Luangkan memori hape anda, install *flipaclip* dari playstore. Sambil menikmati coklat hangat, akses SADAR IGI edisi 96 melalui :
Klik www.webex.com atau http://gg.gg/sadar96
Meeting Number : 577 955 378
Password : 12345
Kami tunggu hadirnya anda dan ceria bersama
SADAR IGI ; Tayangan Edukasi Menginspirasi Negeri
Koordinator SADAR IGI
Khairuddin
Jumat, 19 Juli 2019
Kopi Kalimantan
VCT3 KTe Santi Oktavia:
Assalamualaikum
Selamat Pagi.....Selamat Siang......Selamat Sore......Selamat Malam......
Untuk kesekian kalinya Kopi Kalimantan hadir
Menghangatkan suasana Jumat malam dilangit Borneo
Kali ini menampilakn duet fantastis dari 2 pulau Indonesia
Kalimantan dan Sumatera
Membuktikan bahwa tanpa tol laut kita mampu menjembatani rindu
Di langit Indonesia
Paling enak ketupat ketan
Dimakan dengan rendang enaknya
Pemateri pak Khairudin nan tampan
Kota Aceh kediamannya
Senin sampai jumat kita kekantor
Sabtu dan minggu pergi wisata
Muhammad Haiz sang moderator
Kota waringintimur jejak tapaknya
Mawar itu wangi baunya
Bunga tercantik dari semuanya
Cek Gu Wulan nan cantik jelita
Jadi moderatornya
Dicatat tanggal Show nya
*Jumat, 19 Juli 2019*
*19.30 – 22.30 Wib*
_Room Kopi Kalimantan_
*Meeting number: 578 865 523*
*Meeting password: 12345*
*Shorten URL : http://bit.ly/kopkal-190719*
Assalamualaikum
Selamat Pagi.....Selamat Siang......Selamat Sore......Selamat Malam......
Untuk kesekian kalinya Kopi Kalimantan hadir
Menghangatkan suasana Jumat malam dilangit Borneo
Kali ini menampilakn duet fantastis dari 2 pulau Indonesia
Kalimantan dan Sumatera
Membuktikan bahwa tanpa tol laut kita mampu menjembatani rindu
Di langit Indonesia
Paling enak ketupat ketan
Dimakan dengan rendang enaknya
Pemateri pak Khairudin nan tampan
Kota Aceh kediamannya
Senin sampai jumat kita kekantor
Sabtu dan minggu pergi wisata
Muhammad Haiz sang moderator
Kota waringintimur jejak tapaknya
Mawar itu wangi baunya
Bunga tercantik dari semuanya
Cek Gu Wulan nan cantik jelita
Jadi moderatornya
Dicatat tanggal Show nya
*Jumat, 19 Juli 2019*
*19.30 – 22.30 Wib*
_Room Kopi Kalimantan_
*Meeting number: 578 865 523*
*Meeting password: 12345*
*Shorten URL : http://bit.ly/kopkal-190719*
Rabu, 17 Juli 2019
SARASEHAN DALAM JARINGAN (SADAR) 95
*SADAR 95*
*VISUALISASI MENUNTUN JARI*
Dalam salahsatu buku Best Seller Quantum Learning dijelaskan bahwa kita memiliki setidaknya 3 Gaya Belajar, Visual, Auditorik dan Kinestetik. Beberapa referensi lainnya menambahkan menjadi Gaya Belajar Global dan Analitik. Ciri-ciri dari gaya belajar tersebut memiliki khas tersendiri yang pada akhirnya bermuara pada bagaimana pencapaian kecakapan seseorang terakselarasi jika memahami gaya belajar. Orang visual biasanya sangat fokus pada bacaannya tanpa terganggu suara yang datang, imajinasi bacaannya melampaui suasana sedang berlangsung. Sementara pembelajar auditorik sangat terbantu dengan penjelasan verbal, kurang senang membaca karena lebih memahami penjelasan dari seseorang secara detil. Pembelajar kinestetik mudah memahami sesuatu melalui hands on, penjelasan yang disertai dengan gerakan langsung.
Video tutorial salah satu media yang memudahkan dalam pembelajaran. Video tutorial sangat membantu ketiga gaya belajar di atas, mengintegrasikan ketiga gaya belajar di atas dalam satu tayangan yang singkat, padat dan jelas. Pembelajar visual terbantu dengan anotasi pada video. Penjelasan narator pada video juga sangat membantu pembelajar auditorik serta gerakan tutorial oleh creator video sangat membantu pembelajar kinestetik untuk mengikuti langkah-langkah visualisasi pembelajaran. Bahkan pembelajar dengan gaya analitik dapat menonton tayangan sambil menganalisis fenomena atau konsep pembelajaran dari konten video.
Guru dan banyak pembelajar sesungguhnya sangat terbantu dengan hadirnya kanal-kanal video tutorial di youtube, baik yang sifatnya tutorial teknologi sampai langkah-langkah membina karakter siswa. Video tutorial edukasi harus digalakkan di dunia maya seiring dengan remaja milenial yang menggandrungi konten youtube yang kurang edukatif semisal prank dan sejenisnya. Remaja milenial sesungguhnya tidak terlalu bersalah, karena guru masih jarang mengupload video edukasi yang bermanfaat dan memikat pelajar.
Selain berguna membantu sebagai media pembelajaran, video tutorial dapat juga diinsersi pada buku digital, sehingga buku digital lebih interaktif dan berdaya guna lebih mengarahkan isi bacaan secara praktikal. SADAR 95 mempersembahkan proses pembuatan video tutorial mudah dan praktis, menghadirkan narasumber yang cakap dalam pembuatan video tutorial, Bapak *Subhan S.Pd., MM* dari SMPN 1 Depok Jawa Barat, dipandu oleh Guru SDN No. 205/11 Bangun Harjo Jambi, Bapak *Arif Arba'i, S.Pd*.
Bergegaslah segera masuk room pada Rabu tanggal 17 Juli 2019 mulai pukul 19.30 WIB. Ambillah kursi lebih cepat dari jam tersebut, karena pada SADAR edisi lalu banyak pemirsa yang gagal masuk berhubung kursi di dalam room sudah terpenuhi lebih dari 240 audience. Saya sendiri bahkan harus menatap nanar saat ditolak dan harus berdiri di luar room karena telat masuk room. Kadang WebEx begitu tega, mereka tidak kenal koordinator SADAR IGI 😅.
Mari berdiskusi bersama kami, arahkan jari anda menari di komputer mengikuti tutorial dalam tayangan nanti. Begabung dengan cara :
Masuk room lewat www.webex.com atau bit.ly/SADAR-95
Meeting Number 579 616 415
Password 12345
SADAR IGI ; Tayangan Edukasi Menginspirasi Negeri
Koordinator SADAR IGI
Khairuddin
Selasa, 16 Juli 2019
VCT Bacht 5 Papua
SIAP MENJADI PROFESIONAL dan KATALISATOR EDUKASI MILENIAL yang CERDAS, LITERAT, REVOLUSIONER, INOVATIF dan INSPIRATIF di ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
*Salam Edukasi
*Salam Milenial
*Salam Literasi
Berani dan percaya diri menjadi profesional edukasi milenial yang cerdas, literat, revolusioner, inovatif dan inspiratif di era abad 21 bukanlah hal yang mustahil lagi di zaman now. Media digital yang mengglobal telah menjadi satu kebutuhan primer eksklusif bagi semua kalangan, terutama bagi dunia pendidikan tanpa memandang status.
Salah satu bakti untuk bangsa yang dipersembahkan oleh #Kemendikbud, #SEAMEO dan #Seamolec dalam menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 adalah program _Virtual Coordinator Training_ (VCT) atau pelatihan mengelola virtual training online. Kesempatan spesial ini, terbuka untuk #guru, #kepala_sekolah, #pengawas, #dosen, #mahasiswa dan #praktisi_pendidikan untuk menyongsong era Revolusi Industri 4.0.
Kehadiran VCT sangat berperan penting, kontributif, signifikan dan menjadi rona inspirasi yang inovatif bagi kemajuan pendidikan di Indonesia dan pengembangan SDM yang profesional, mumpuni, kapabel
dan integreted.
Untuk menjawab tantangan ini, dibuka kembali Program *_Virtual Coordinator Indonesia (VCI) Batch 5 se-Indonesia._
*MATERI PELATIHAN*
1⃣ Teknik membuat daftar hadir digital dan digital _flyer_ hingga shorteenlink.
2⃣ Teknik membuat _QR code_.
3⃣ Teknik menulis #narasi kegiatan.
4⃣ Mengkreasi dan mengelola _room webex_
5⃣ Membuat Presentasi _on line._
6⃣ Teknik menjadi #host, #moderator dan #presenter.
7⃣ Praktik sebagai #host, #moderator dan #presenter.
8⃣ Merekam dan mengunggah kegiatan pelatihan pada _youtube channel_ dan sosial media lainnya.
*MANFAAT PELATIHAN*
1⃣ Menambah wawasan, ilmu, pengetahuan, dan keterampilan/skils.
2⃣ Mahir menggunakan _teleconference_ dengan _webex_ sehingga dapat berkomunikasi secara virtual dalam pembelajaran, koordinasi dalam KKG, MGMP, MKKS, dan Dinas yang terzona dengan efektif dan efisien.
3⃣ Mendapatkan sertifikat 39 jp dari SEAMEO.
4⃣ Berkesempatan menjadi Instruktur pada pelatihan VCT selanjutnya.
*PERSYARATAN PESERTA*
1⃣ Siap berkolaborasi untuk belajar dan berbagi pengetahuan.
2⃣ Memiliki nomor WhatsApp aktif.
3⃣ Memiliki laptop/tablet/hp android.
4⃣ Memiliki jaringan internet yang stabil.
5⃣ Dapat mengoperasikan komputer dan perangkat lunak browser.
_____________________
*Pendaftaran : 11~31 Juli 2019
*Link Pendaftaran : https://vct.smkn1klk.sch.id
_____________________
*NARAHUBUNG KORNAS:*
~ _Alfian Sutrisna
*_(081235149719_*
~ _Srikandi Poncowati
*_(08124150750)_*
~ _Erlin_
*_(081385182845)_*
Ajaklah teman-teman untuk daftar!!
Bersama kita maju, menghebatkan
kompetensi diri, demi generasi bangsa💪📡📲🖥🎓📚💎🇮🇩
____________________
_Salam,_
*Salam Edukasi
*Salam Milenial
*Salam Literasi
Berani dan percaya diri menjadi profesional edukasi milenial yang cerdas, literat, revolusioner, inovatif dan inspiratif di era abad 21 bukanlah hal yang mustahil lagi di zaman now. Media digital yang mengglobal telah menjadi satu kebutuhan primer eksklusif bagi semua kalangan, terutama bagi dunia pendidikan tanpa memandang status.
Salah satu bakti untuk bangsa yang dipersembahkan oleh #Kemendikbud, #SEAMEO dan #Seamolec dalam menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 adalah program _Virtual Coordinator Training_ (VCT) atau pelatihan mengelola virtual training online. Kesempatan spesial ini, terbuka untuk #guru, #kepala_sekolah, #pengawas, #dosen, #mahasiswa dan #praktisi_pendidikan untuk menyongsong era Revolusi Industri 4.0.
Kehadiran VCT sangat berperan penting, kontributif, signifikan dan menjadi rona inspirasi yang inovatif bagi kemajuan pendidikan di Indonesia dan pengembangan SDM yang profesional, mumpuni, kapabel
dan integreted.
Untuk menjawab tantangan ini, dibuka kembali Program *_Virtual Coordinator Indonesia (VCI) Batch 5 se-Indonesia._
*MATERI PELATIHAN*
1⃣ Teknik membuat daftar hadir digital dan digital _flyer_ hingga shorteenlink.
2⃣ Teknik membuat _QR code_.
3⃣ Teknik menulis #narasi kegiatan.
4⃣ Mengkreasi dan mengelola _room webex_
5⃣ Membuat Presentasi _on line._
6⃣ Teknik menjadi #host, #moderator dan #presenter.
7⃣ Praktik sebagai #host, #moderator dan #presenter.
8⃣ Merekam dan mengunggah kegiatan pelatihan pada _youtube channel_ dan sosial media lainnya.
*MANFAAT PELATIHAN*
1⃣ Menambah wawasan, ilmu, pengetahuan, dan keterampilan/skils.
2⃣ Mahir menggunakan _teleconference_ dengan _webex_ sehingga dapat berkomunikasi secara virtual dalam pembelajaran, koordinasi dalam KKG, MGMP, MKKS, dan Dinas yang terzona dengan efektif dan efisien.
3⃣ Mendapatkan sertifikat 39 jp dari SEAMEO.
4⃣ Berkesempatan menjadi Instruktur pada pelatihan VCT selanjutnya.
*PERSYARATAN PESERTA*
1⃣ Siap berkolaborasi untuk belajar dan berbagi pengetahuan.
2⃣ Memiliki nomor WhatsApp aktif.
3⃣ Memiliki laptop/tablet/hp android.
4⃣ Memiliki jaringan internet yang stabil.
5⃣ Dapat mengoperasikan komputer dan perangkat lunak browser.
_____________________
*Pendaftaran : 11~31 Juli 2019
*Link Pendaftaran : https://vct.smkn1klk.sch.id
_____________________
*NARAHUBUNG KORNAS:*
~ _Alfian Sutrisna
*_(081235149719_*
~ _Srikandi Poncowati
*_(08124150750)_*
~ _Erlin_
*_(081385182845)_*
Ajaklah teman-teman untuk daftar!!
Bersama kita maju, menghebatkan
kompetensi diri, demi generasi bangsa💪📡📲🖥🎓📚💎🇮🇩
____________________
_Salam,_
Pendaftaran VCT Bacht 5 (Bali, NTB, NTT, Papua & Papua Barat)
Pendaftaran VCT Batch 5 (Bali, NTB, NTT, Papua Barat dan Papua)
Selamat Datang,
Era revolusi industri 4.0 membawa dampak pada dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi digital dalam dalam proses pembelajaran, penyelesaian berbagai tugas, dan peningkatan kompetensi guru, tak bisa lepas dari arus perkembangan informasi dan teknologi. Menghadapi tantangan tersebut, guru sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan dituntut untuk siap berubah dan beradaptasi. Virtual Coordinator Training (VCT) Batch 5 merupakan kegiatan dari SEAMEO hadir kembali menyapa guru dan siapa pun yang ingin belajar dan mengikuti perkembangan yang ada. Dengan mengikuti kegiatan pelatihan VCT Batch 5 kita akan tergabung dalam sebuah sistem pelatihan online menggunakan aplikasi webex tanpa batas ruang dan waktu.
Apa yang akan dipelajari dalam pelatihan VCT?
- Membuat pendaftaran online, flyer digital, dan presensi online.
- Teknik menulis narasi kegiatan yang menarik.
- Mengkreasi dan mengelola room webex.
- Menjadi Presenter, Host dan Moderator
- Merekam dan mengupload kegiatan pelatihan pada chanel youtube.
Apa syarat mengikuti kegiatan pelatihan VCT?
- Mempunyai kemauan untuk belajar dan berbagi.
- Memiliki laptop/tablet/ HP android.
- Ada jaringan internet yang stabil.
- Bisa mengakses internet.
Apa yang akan didapatkan setelah lulus dalam pelatihan VCT?
- Mampu mengelola room webex untuk menunjang proses pembelajaran dan kepentingan tugas yang lain.
- Mendapatkan wawasan, ilmu, dan pengetahuan baru dari peserta pelatihan yang lain melalui kegiatan presentasi dalam room webex.
- Mendapatkan sertifikat lulus dari SEAMEO 39 JP
- Mendapatkan kesempatan menjadi instruktur pelatihan VCT selanjutnya.
Pastikan pada smartphone/HP anda memiliki aplikasi "Telegram".
kunjungi official resmi VCT Bacht 5 di https://vct.smkn1klk.sch.id
Pertemuan Akbar 16 Jui 2019
PERTMUAN AKBAR MASYARAKAT KABUPATEN BIAK NUMFOR DI HANGGAR LANUD MANUHUA Selasa, 16 Juli 2019
Sebagai inisiator pelaksanaan Pertemuan Akbar, Bupati Biak, Herry Ario Naap bersama para sesepuh dan narasumber menabuh tifa tanda dibukanya pertemuan, Selasa (16/7/2019), di Hanggar Lanud Manuhua.
Semua anak - anak Biak punya potensi dan kita yang memulai peradaban, namun harus diakui hingga sekarang sudah ada di zona degradasi, bahkan nilai BABEOSER hilang, sehingga saya pertanyakan bagi anak-anak Biak, di manakah BABEOSER kita, tanya Bupati Herry Naap.
Lewat pertemuan akbar inilah, kita datang duduk, bicara bersama, berikan saran kritik, terutama intelektual supaya menjadi komitmen bersama untuk dikerjakan, khususnya dalam estafet birokrasi, kata Bupati Herry.
Lebih lanjut disinggung Herry atas kinerja DPRD, OPD, TNI-POL, para Kepala Distrik, Lurah, Kampung, hingga LMA dan KKB.
"Banyak pembangunan dilakukan TNI-POL, apa ada manfaatnya, apakah anak Biak sudah diperhatikan menjadi perwira dan lainnya".
Untuk KKB dan LMA harus bersatu dan sehati dulu supaya menjadi contoh bagi masyarakat adat dan orang lain, karena kalau para tokoh adat tidak bersatu maka masyarakatpun akan ikut berlaku demikian.
Naap juga mempertanyakan status dari KKB dan LMA, baik untuk kantornya hingga peran dan aktivitas yang dikerjakan dari waktu ke waktu, sehingga mampu berdampingan dengan pemerintah daerah dalam membangun Biak Numfor.
Sebelumnya, dalam laporan Ketua Panitia Judi Wanma iyakan antusias kehadiran peserta dalam pertemuan akbar melebihi target awal yang diperkirakan 2000 orang.
Usai dibuka, pemateri langsung mempresentasikan, diawali dengan sejarah pemerintahan Biak Numfor oleh Pdt. Hans Wanma, Antropologi karakteristik dan budaya suku Byak oleh DR. Yos Mansoben, sedangkan Kajian SDM orang Biak dari Suriel Mofu, dan Bupati Herry tentang visi misinya.
Tidak hanya penyampaian materi, tapi akan dilanjutkan dengan pembagian 6 komisi atau komunitas : pemerintahan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, pariwisata, perikanan, dan kesehatan untuk dibahas dan memperoleh masukan sebagai rekomendasi.
Pada pertemuan akbar masyarakat Biak akan menghadirkan mantan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia, Manuel Kaisiepo, serta Michael Menufandu (mantan dubes Kolombia) serta Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Yohana Yembise
Jumat, 12 Juli 2019
Manusia Purba
Mengenal Manusia Purba
Mengamati lingkungan Pernahkah kamu mendengar tentang Situs Manusia Purba Sangiran? Kini Situs Manusia Purba Sangiran telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, tentu ini sangat membanggakan bangsa Indonesia. Pengakuan tersebut tentu didasari berbagai pertimbangan yang kompleks. Satu di antaranya karena di wilayah tersebut tersimpan ribuan peninggalan manusia purba yang menunjukkan proses kehidupan manusia dari masa lalu. Sangiran telah menjadi sentral bagi kehidupan manusia purba. Berbagai penelitian dari para ahli juga dilakukan di sekitar Sangiran. Beberapa temuan fosil di Sangiran telah mendorong para ahli untuk terus melakukan penelitian termasuk di luar Sangiran. Dari Sangiran kita mengenal beberapa jenis manusia purba di Indonesia. Setelah ditetapkan sebagai warisan dunia, Situs Manusia Purba Sangiran dikembangkan sebagai pusat penelitian dalam negeri dan luar negeri, serta sebagai tempat wisata. Selain itu Sangiran juga memberi manfaat kepada masyarakat di sekitarnya, karena pariwisata di daerah tersebut. Gambar 1.5 Litologi, Stratigrafi dan Lingkungan Purba Sangiran Sumber : Direktorat Geografi Sejarah. 2009. Atlas Prasejarah Indonesia Masa Islam, Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Semester 1 Sejarah Indonesia 19 Untuk memahami jenis dan ciri-ciri manusia purba di Indonesia mari kita telaah bacaan berikut ini. Memahami Teks Peninggalan manusia purba untuk sementara ini yang paling banyak ditemukan berada di Pulau Jawa. Meskipun di daerah lain tentu juga ada, tetapi para peneliti belum berhasil menemukan tinggalan tersebut atau masih sedikit yang berhasil ditemukan, misalnya di Flores. Di bawah ini akan dipaparkan beberapa penemuan penting fosil manusia di beberapa tempat. 1. Sangiran Perjalanan kisah perkembangan manusia di dunia tidak dapat kita lepaskan dari keberadaan bentangan luas perbukitan tandus yang berada di perbatasan Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar. Lahan itu dikenal dengan nama Situs Sangiran. Di dalam buku Harry Widianto dan Truman Simanjuntak, Sangiran Menjawab Dunia diterangkan bahwa Sangiran merupakan sebuah kompleks situs manusia purba dari Kala Pleistosen yang paling lengkap dan paling penting di Indonesia, dan bahkan di Asia. Lokasi tersebut merupakan pusat perkembangan manusia dunia, yang memberikan petunjuk tentang keberadaan manusia sejak 150.000 tahun yang lalu. Situs Sangiran itu mempunyai luas delapan kilometer pada arah utara-selatan dan tujuh kilometer arah timur-barat. Situs Sangiran merupakan suatu kubah raksasa yang berupa cekungan besar di pusat kubah akibat adanya erosi di bagian puncaknya. Kubah raksasa itu diwarnai dengan perbukitan yang bergelombang. Kondisi deformasi geologis itu menyebabkan tersingkapnya berbagai lapisan batuan yang mengandung fosil-fosil manusia purba dan binatang, termasuk artefak. Berdasarkan materi tanahnya, Situs Sangiran berupa endapan lempung hitam dan pasir fluvio-vulkanik, tanahnya tidak subur dan terkesan gersang pada musim kemarau.
Mengamati lingkungan Pernahkah kamu mendengar tentang Situs Manusia Purba Sangiran? Kini Situs Manusia Purba Sangiran telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, tentu ini sangat membanggakan bangsa Indonesia. Pengakuan tersebut tentu didasari berbagai pertimbangan yang kompleks. Satu di antaranya karena di wilayah tersebut tersimpan ribuan peninggalan manusia purba yang menunjukkan proses kehidupan manusia dari masa lalu. Sangiran telah menjadi sentral bagi kehidupan manusia purba. Berbagai penelitian dari para ahli juga dilakukan di sekitar Sangiran. Beberapa temuan fosil di Sangiran telah mendorong para ahli untuk terus melakukan penelitian termasuk di luar Sangiran. Dari Sangiran kita mengenal beberapa jenis manusia purba di Indonesia. Setelah ditetapkan sebagai warisan dunia, Situs Manusia Purba Sangiran dikembangkan sebagai pusat penelitian dalam negeri dan luar negeri, serta sebagai tempat wisata. Selain itu Sangiran juga memberi manfaat kepada masyarakat di sekitarnya, karena pariwisata di daerah tersebut. Gambar 1.5 Litologi, Stratigrafi dan Lingkungan Purba Sangiran Sumber : Direktorat Geografi Sejarah. 2009. Atlas Prasejarah Indonesia Masa Islam, Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Semester 1 Sejarah Indonesia 19 Untuk memahami jenis dan ciri-ciri manusia purba di Indonesia mari kita telaah bacaan berikut ini. Memahami Teks Peninggalan manusia purba untuk sementara ini yang paling banyak ditemukan berada di Pulau Jawa. Meskipun di daerah lain tentu juga ada, tetapi para peneliti belum berhasil menemukan tinggalan tersebut atau masih sedikit yang berhasil ditemukan, misalnya di Flores. Di bawah ini akan dipaparkan beberapa penemuan penting fosil manusia di beberapa tempat. 1. Sangiran Perjalanan kisah perkembangan manusia di dunia tidak dapat kita lepaskan dari keberadaan bentangan luas perbukitan tandus yang berada di perbatasan Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar. Lahan itu dikenal dengan nama Situs Sangiran. Di dalam buku Harry Widianto dan Truman Simanjuntak, Sangiran Menjawab Dunia diterangkan bahwa Sangiran merupakan sebuah kompleks situs manusia purba dari Kala Pleistosen yang paling lengkap dan paling penting di Indonesia, dan bahkan di Asia. Lokasi tersebut merupakan pusat perkembangan manusia dunia, yang memberikan petunjuk tentang keberadaan manusia sejak 150.000 tahun yang lalu. Situs Sangiran itu mempunyai luas delapan kilometer pada arah utara-selatan dan tujuh kilometer arah timur-barat. Situs Sangiran merupakan suatu kubah raksasa yang berupa cekungan besar di pusat kubah akibat adanya erosi di bagian puncaknya. Kubah raksasa itu diwarnai dengan perbukitan yang bergelombang. Kondisi deformasi geologis itu menyebabkan tersingkapnya berbagai lapisan batuan yang mengandung fosil-fosil manusia purba dan binatang, termasuk artefak. Berdasarkan materi tanahnya, Situs Sangiran berupa endapan lempung hitam dan pasir fluvio-vulkanik, tanahnya tidak subur dan terkesan gersang pada musim kemarau.
Sangiran pertama kali ditemukan oleh P.E.C.
Schemulling tahun 1864, dengan laporan penemuan
fosil vertebrata dari Kalioso, bagian dari wilayah Sangiran.
Semenjak dilaporkan Schemulling situs itu seolah-olah
terlupakan dalam waktu yang lama. Eugene Dubois
juga pernah datang ke Sangiran, akan tetapi ia kurang
tertarik dengan temuan-temuan di wilayah Sangiran.
Pada 1934, Gustav Heindrich Ralph von Koeningswald
menemukan artefak litik di wilayah Ngebung yang
terletak sekitar dua km di barat laut kubah Sangiran.
Artefak litik itulah yang kemudian menjadi temuan
penting bagi Situs Sangiran. Semenjak penemuan von
Koeningswald, Situs Sangiran menjadi sangat terkenal
berkaitan dengan penemuan-penemuan fosil Homo
erectus secara sporadis dan berkesinambungan. Homo
erectus adalah takson paling penting dalam sejarah
manusia, sebelum masuk pada tahapan manusia Homo
sapiens, manusia modern.
Situs Sangiran tidak hanya memberikan
gambaran tentang evolusi fisik manusia saja,
akan tetapi juga memberikan gambaran nyata
tentang evolusi budaya, binatang, dan juga
lingkungan. Beberapa fosil yang ditemukan dalam
seri geologis-stratigrafis yang diendapkan tanpa
terputus selama lebih dari dua juta tahun,
menunjukkan tentang hal itu. Situs Sangiran telah
diakui sebagai salah satu pusat evolusi manusia di
dunia. Situs itu ditetapkan secara resmi sebagai
Warisan Dunia pada 1996, yang tercantum dalam
nomor 593 Daftar Warisan Dunia (World Heritage
List) UNESCO.
Sumber: Harry Widianto dan Truman
Simanjuntak. 2011. Sangiran Menjawab Dunia
(Edisi Khusus). Jawa Tengah: Balai Pelestarian
Situs Manusia Purba Sangiran.
Gambar 1.7 Sertifikat the Sangiran early man
Gambar 1.6 Von Koeningswald.
Sumber: Phillip V. Tobias,
Paläontologische Zeitschrift,
December 1983, Volume 57.
Semester 1 Sejarah Indonesia 21
Perhatikan baik-baik gambar fosil
manusia purba di samping, fosil itu juga disebut
sebagai Sangiran 17 sesuai dengan nomor seri
penemuannya. Fosil itu merupakan fosil Homo
erectus yang terbaik di Sangiran. Ia ditemukan di
endapan pasir fluvio-volkanik di Pucang, bagian
wilayah Sangiran. Fosil itu merupakan dua di
antara Homo erectus di dunia yang masih lengkap
dengan mukanya. Satu ditemukan di Sangiran dan
satu lagi di Afrika.
2. Trinil, Ngawi, Jawa Timur
Sebelum penemuannya di Trinil, Eugene Dubois mengawali
temuan Pithecantropus erectus di Desa Kedungbrubus, sebuah desa
terpencil di daerah Pilangkenceng, Madiun, Jawa Timur. Desa itu
berada tepat di tengah hutan jati di lereng selatan Pegunungan
Kendeng. Pada saat Dubois meneliti dua horizon/lapisan berfosil
di Kedungbrubus ditemukan sebuah fragmen rahang yang pendek
dan sangat kekar, dengan sebagian prageraham
yang masih tersisa. Prageraham itu menunjukkan
ciri gigi manusia bukan gigi kera, sehingga diyakini
bahwa fragmen rahang bawah tersebut milik
rahang hominid. Pithecantropus itu kemudian
dikenal dengan Pithecantropus A.
Trinil adalah sebuah desa di
pinggiran Bengawan Solo, masuk wilayah
administrasi Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Tinggalan purbakala telah lebih dulu ditemukan
di daerah ini jauh sebelum von Koeningswald
menemukan Sangiran pada 1934. Ekskavasi yang
dilakukan oleh Eugene Dubois di Trinil telah
membawa penemuan sisa-sisa manusia purba
Gambar 1.8 Fosil Manusia Purba yang
ditemukan di Sangiran
Sumber : Dok. Harry WIdianto Balai
Pelestarian Situs Manusia Purba Saingiran.
Gambar 1.9 Fosil-fosil temuan di
Kedungbrubus
Sumber : Harry Widianto dan Truman
Simanjuntak. 2011. Sangiran Menjawab
Dunia (Edisi Khusus). Jawa Tengah: Balai
Pelastarian Situs Manusia Purba Sangiran.
22 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi Semester 1
yang sangat berharga bagi dunia pengetahuan.
Penggalian Dubois dilakukan pada endapan alluvial
Bengawan Solo. Dari lapisan ini ditemukan atap
tengkorak Pithecanthropus erectus, dan beberapa
buah tulang paha (utuh dan fragmen) yang
menunjukkan pemiliknya telah berjalan tegak.
Tengkorak Pithecanthropus erectus dari Trinil
sangat pendek tetapi memanjang ke belakang.
Volume otaknya sekitar 900 cc, di antara otak kera
(600 cc) dan otak manusia modern (1.200-1.400
cc). Tulang kening sangat menonjol dan di bagian
belakang mata, terdapat penyempitan yang sangat
jelas, menandakan otak yang belum berkembang.
Pada bagian belakang kepala terlihat bentuk yang
meruncing yang diduga pemiliknya merupakan
perempuan. Berdasarkan kaburnya sambungan perekatan
antartulang kepala, ditafsirkan inividu ini telah mencapai usia
dewasa.
Selain tempat-tempat di atas, peninggalan manusia purba tipe
ini juga ditemukan di Perning, Mojokerto, Jawa Timur; Ngandong,
Blora, Jawa Tengah; dan Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah.
Temuan berupa tengkorak anak-anak berusia sekitar 5 tahun oleh
penduduk yang sedang membantu penelitian Koeningswald dan
Duyfjes perlu untuk dipertimbangkan. Temuan itu menjadi bahan
diskusi yang menarik bagi para ilmuwan. Metode pengujian
penanggalan potasium-argon yang digunakan oleh Tengku Jakob
dan Curtis terhadap batu apung yang terdapat disekitar fosil
tengkorak itu menunjukkan angka 1,9 atau kurang lebih 0,4
juta tahun. Pengujian juga dilakukan dengan mengambil sampel
endapan batu apung dari dalam tengkorak dan menunjukkan
angka 1,81 juta tahun. Hasil uji penanggalan-penanggalan tersebut
menjadi perdebatan para ahli dan perlu untuk dikaji lebih lanjut.
Gambar 1.10 Eugene Dubois banyak
mengabadikan hidupnya untuk
menggali fosil manusia purba
Sumber : Harry Widianto dan Truman
Simanjuntak. 2011. Sangiran Menjawab
Dunia (Edisi Khusus). Jawa Tengah: Balai
Pelastarian Situs Manusia Purba Sangiran.
Semester 1 Sejarah Indonesia 23
Bila penanggalan itu benar, maka tengkorak anak Homo erectus
dari Perning, Mojokerto ini merupakan individu Homo erectus tertua
di Indonesia. Adakah diantara kamu yang tertarik untuk melakukan
pengujian ini?
Temuan Homo erectus juga ditemukan di Ngandong, yaitu
sebuah desa di tepian Bengawan Solo, Kabupaten Blora, Jawa
Tengah. Tengkorak Homo erectus Ngandong berukuran besar
dengan volume otak rata-rata 1.100 cc. Ciri-ciri ini menunjukkan
Homo erectus ini lebih maju bila dibandingkan dengan Homo
erectus yang ada di Sangiran. Manusia Ngandong diperkirakan
berumur antara 300.000-100.000 tahun.
Berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan oleh para
ahli, dapatlah direkonstruksi beberapa jenis manusia purba yang
pernah hidup di zaman pra-aksara.
1. Jenis Meganthropus
Jenis manusia purba ini terutama berdasarkan penelitian
von Koeningswald di Sangiran tahun 1936 dan 1941 yang
menemukan fosil rahang manusia yang berukuran besar. Dari
hasil rekonstruksi ini kemudian para ahli menamakan jenis
manusia ini dengan sebutan Meganthropus paleojavanicus,
artinya manusia raksasa dari Jawa. Jenis manusia purba
ini memiliki ciri rahang yang kuat dan badannya tegap.
Diperkirakan makanan jenis manusia ini adalah tumbuhtumbuhan. Masa hidupnya diperkirakan pada zaman
Pleistosen Awal.
2. Jenis Pithecanthropus
Jenis manusia ini didasarkan pada penelitian Eugene
Dubois tahun 1890 di dekat Trinil, sebuah desa di pinggiran
24 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi Semester 1
Bengawan Solo, di wilayah Ngawi. Setelah
direkonstruksi terbentuk kerangka manusia, tetapi
masih terlihat tanda-tanda kera. Oleh karena
itu jenis ini dinamakan Pithecanthropus erectus,
artinya manusia kera yang berjalan tegak. Jenis
ini juga ditemukan di Mojokerto, sehingga disebut
Pithecanthropus mojokertensis. Jenis manusia
purba yang juga terkenal sebagai rumpun Homo
erectus ini paling banyak ditemukan di Indonesia.
Diperkirakan jenis manusia purba ini hidup dan
berkembang sekitar zaman Pleistosen Tengah.
3. Jenis Homo
Fosil jenis Homo ini pertama diteliti oleh
von Reitschoten di Wajak. Penelitian dilanjutkan
oleh Eugene Dubois bersama kawan-kawan
dan menyimpulkan sebagai jenis Homo. Ciri-ciri
jenis manusia Homo ini muka lebar, hidung dan
mulutnya menonjol. Dahi juga masih menonjol,
sekalipun tidak semenonjol jenis Pithecanthropus.
Bentuk fisiknya tidak jauh berbeda dengan
manusia sekarang. Hidup dan perkembangan jenis
manusia ini sekitar 40.000 – 25.000 tahun yang
lalu. Tempat-tempat penyebarannya tidak hanya
di Kepulauan Indonesia tetapi juga di Filipina dan
Cina Selatan.
Homo sapiens artinya ‘manusia sempurna’ baik dari segi fisik,
volume otak maupun postur badannya yang secara umum tidak
jauh berbeda dengan manusia modern. Kadang-kadang Homo
sapiens juga diartikan dengan ‘manusia bijak’ karena telah lebih
maju dalam berpikir dan menyiasati tantangan alam. Bagaimanakah
mereka muncul ke bumi pertama kali dan kemudian menyebar
dengan cepat ke berbagai penjuru dunia hingga saat ini? Para ahli
paleoanthropologi dapat melukiskan perbedaan morfologis antara
Uraian mengenai jenis-jenis
manusia ini selengkapnya
dapat juga dibaca pada buku
Harry Widianto dan Truman
Simanjuntak, Sangiran
Menjawab Dunia
Gambar 1.11 Tengkorak
Pithecanthropus erectus yang
ditemukan di Trinil
Sumber : Taufik Abdullah dan A.B Lapian
(ed). 2012. Indonesia Dalam Arus Sejarah.
jilid 1. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.
Semester 1 Sejarah Indonesia 25
Homo sapiens dengan pendahulunya, Homo erectus. Rangka Homo
sapiens kurang kekar posturnya dibandingkan Homo erectus.
Salah satu alasannya karena tulang belulangnya tidak setebal dan
sekompak Homo erectus.
Hal ini mengindikasikan bahwa secara
fisik Homo sapiens jauh lebih lemah dibanding
sang pendahulu tersebut. Di lain pihak, ciri-ciri
morfologis maupun biometriks Homo sapiens
menunjukkan karakter yang lebih berevolusi
dan lebih modern dibandingkan dengan Homo
erectus. Sebagai misal, karakter evolutif yang
paling signifikan adalah bertambahnya kapasitas
otak. Homo sapiens mempunyai kapasitas otak
yang jauh lebih besar (rata-rata 1.400 cc), dengan
atap tengkorak yang jauh lebih bundar dan lebih
tinggi dibandingkan dengan Homo erectus yang
mempunyai tengkorak panjang dan rendah,
dengan kapasitas otak 1.000 cc.
Segi-segi morfologis dan tingkatan
kepurbaannya menunjukkan ada perbedaan
Gambar 1.12 Evolusi manusia
Sumber : Harry Widianto dan Truman Simanjuntak. 2011. Sangiran Menjawab Dunia (Edisi
Khusus). Jawa Tengah: Balai Pelastarian Situs Manusia Purba Sangiran.
Sumber : Harry Widianto dan Truman
Simanjuntak. 2011. Sangiran Menjawab Dunia
(Edisi Khusus). Jawa Tengah: Balai Pelastarian
Situs Manusia Purba Sangiran.
Gambar 1.13 Rekonstruksi tengkorak
Homo erectus
26 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi Semester 1
yang sangat nyata antara kedua spesies dalam genus Homo
tersebut. Homo sapiens akhirnya tampil sebagai spesies yang sangat
tangguh dalam beradaptasi dengan lingkungannya, dan dengan
cepat menghuni berbagai permukaan dunia ini.
Berdasarkan bukti-bukti penemuan, sejauh ini manusia
modern awal di Kepulauan Indonesia dan Asia Tenggara paling tidak
telah hadir sejak 45.000 tahun yang lalu. Dalam perkembangannya,
kehidupan manusia modern ini dapat dikelompokkan dalam
tiga tahap, yaitu (i) kehidupan manusia modern awal yang
kehadirannya hingga akhir zaman es (sekitar 12.000 tahun lalu),
kemudian dilanjutkan oleh (ii) kehidupan manusia modern yang
lebih belakangan, dan berdasarkan karakter fisiknya dikenal
sebagai ras Austromelanesoid. (iii) mulai di sekitar 4000 tahun
lalu muncul penghuni baru di Kepulauan Indonesia yang dikenal
sebagai penutur bahasa Austronesia. Berdasarkan karakter fisiknya,
makhluk manusia ini tergolong dalam ras Mongolid. Ras inilah yang
kemudian berkembang hingga menjadi bangsa Indonesia sekarang.
Beberapa spesimen (penggolongan) manusia Homo sapiens
dapat dikelompokkan sebagai berikut,
a. Manusia Wajak
Manusia Wajak (Homo wajakensis)
merupakan satu-satunya temuan di
Indonesia yang untuk sementara dapat
disejajarkan perkembangannya dengan
manusia modern awal dari akhir Kala
Pleistosen. Pada tahun 1889, manusia
Wajak ditemukan oleh B.D. van Rietschoten
di sebuah ceruk di lereng pegunungan
karst di barat laut Campurdarat, dekat
Tulungagung, Jawa Timur. Sartono
Kartodirjo (dkk) menguraikan tentang
temuan itu, berupa tengkorak, termasuk
Sumber : Harry Widianto dan Truman Simanjuntak.
2011. Sangiran Menjawab Dunia (Edisi Khusus).
Jawa Tengah: Balai Pelestarian Situs Manusia Purba
Sangiran.
Gambar 1.14 Fosil manusia wajak
Semester 1 Sejarah Indonesia 27
fragmen rahang bawah, dan beberapa buah ruas leher. Temuan
Wajak itu adalah Homo sapiens. Mukanya datar dan lebar, akar
hidungnya lebar dan bagian mulutnya menonjol sedikit. Dahinya
agak miring dan di atas matanya ada busur kening nyata. Tengkorak
ini diperkirakan milik seorang perempuan berumur 30 tahun dan
mempunyai volume otak 1.630 cc. Wajak kedua ditemukan oleh
Dubois pada tahun 1890 di tempat yang sama. Temuan berupa
fragmen-fragmen tulang tengkorak, rahang atas dan rahang bawah,
serta tulang paha dan tulang kering. Pada tengkorak ini terlihat
juga busur kening yang nyata. Pada tengkorak laki-laki perlekatan
otot sangat nyata. Langit-langit juga dalam. Rahang bawah besar
dengan gigi-gigi yang besar pula. Kalau menutup gigi muka atas
mengenai gigi muka bawah. Dari tulang pahanya dapat diketahui
bahwa tinggi tubuhnya kira-kira 173 cm.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa manusia wajak
bertubuh tinggi dengan isi tengkorak yang besar. Wajak sudah
termasuk Homo sapiens, jadi sangat berbeda ciri-cirinya dengan
Pithecanthropus. Manusia Wajak mempunyai ciri-ciri baik
Mongoloid maupun Austromelanesoid. Diperkirakan dari manusia
Wajak inilah sub-ras Melayu Indonesia dan turut pula berevolusi
menjadi ras Austromelanesoid sekarang. Hal itu dapat dilihat dari
ciri tengkoraknya yang sedang atau agak lonjong itu berbentuk
agak persegi di tengah-tengah atap tengkoraknya dari muka ke
belakang. Muka cenderung lebih Mongoloid, oleh karena sangat
datar dan pipinya sangat menonjol ke samping. Beberapa ciri lain
juga memperlihatkan ciri-ciri ke dua ras di atas.
Temuan Wajak menunjukkan pada kita bahwa sekitar
40.000 tahun yang lalu Indonesia sudah didiami oleh Homo
sapiens yang rasnya sukar dicocokkan dengan ras-ras pokok yang
terdapat sekarang, sehingga manusia Wajak dapat dianggap
sebagai suatu ras tersendiri. Manusia Wajak tidak langsung
berevolusi dari Pithecanthropus, tetapi mungkin tahapan Homo
neanderthalensis yang belum ditemukan di Indonesia ataupun dari
Homo neanderthalensis di tempat Pithecanthropus erectus ataupun
28 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi Semester 1
satu ras yang mungkin berevolusi ke arah Homo yang ditemukan di
Indonesia.
Manusia Wajak itu tidak hanya mendiami Kepulauan
Indonesia bagian Barat saja, akan tetapi juga di sebagian Kepulauan
Indonesia bagian Timur. Ras Wajak ini merupakan penduduk Homo
sapiens yang kemudian menurunkan ras-ras yang kemudian kita
kenal sekarang. Melihat ciri-ciri Mongoloidnya lebih banyak, maka
ia lebih dekat dengan sub-ras Melayu-Indonesia. Hubungannya
dengan ras Australoid dan Melanesoid sekarang lebih jauh, oleh
karena kedua sub-ras ini baru mencapai bentuknya yang sekarang
di tempatnya yang baru. tetapi memang mungkin juga bahwa ras
Austromelanesoid yang dahulu berasal dari ras Wajak.
b. Manusia Liang Bua
Pengumuman tentang penemuan manusia Homo floresiensis
tahun 2004 menggemparkan dunia ilmu pengetahuan. Sisa-sisa
manusia ditemukan di sebuah gua Liang Bua oleh tim peneliti
gabungan Indonesia dan Australia. Sebuah gua permukiman
prasejarah di Flores. Liang Bua bila diartikan secara harfiah
merupakan sebuah gua yang dingin. Sebuah gua yang sangat lebar
dan tinggi dengan permukaan tanah yang datar, merupakan tempat
bermukim yang nyaman bagi manusia pada masa pra-aksara. Hal itu
bisa dilihat dari kondisi lingkungan sekitar gua yang sangat indah,
yang berada di sekitar bukit dengan kondisi tanah yang datar di
depannya. Liang Bua merupakan sebuah temuan manusia modern
awal dari akhir masa Pleistosen di Indonesia yang menakjubkan
yang diharapkan dapat menyibak asal usul manusia di Kepulauan
Indonesia.
Manusia Liang Bua ditemukan oleh Peter Brown dan Mike J.
Morwood pada bulan September 2003 lalu. Temuan itu dianggap
sebagai penemuan spesies baru yang kemudian diberi nama Homo
floresiensis, sesuai dengan tempat ditemukannya fosil Manusia
Liang Bua.
Semester 1 Sejarah Indonesia 29
Pada tahun 1950-an, sebenarnya Manusia Liang Bua telah
memberikan data-data tentang adanya kehidupan pra-aksara. Saat
Th. Verhoeven lebih dahulu menemukan beberapa fragmen tulang
manusia di Liang Bua, ia menemukan tulang iga yang berasosiasi
dengan berbagai alat serpih dan gerabah. Tahun 1965, ditemukan
tujuh buah rangka manusia beserta beberapa bekal kubur yang
antara lain berupa beliung dan barang-barang gerabah.Diperkirakan
Liang Bua merupakan sebuah situs neolitik dan paleometalik.
Manusia Liang Bua mempunyai ciri tengkorak yang panjang dan
rendah, berukuran kecil, dengan volume otak 380 cc. Kapasitas
kranial tersebut berada jauh di bawah Homo erectus (1.000 cc),
manusia modern Homo sapiens (1.400 cc), dan bahkan berada di
bawah volume otak simpanse (450 cc).
Pada tahun 1970, R.P Soejono dari Pusat Penelitian Arkeologi
Nasional melanjutkan penelitian beberapa kerangka manusia yang
ditemukan di lapisan atas, temuan itu sebanding dengan temuantemuan rangka manusia sebelumnya. Hasil temuan itu menunjukkan
bahwa Manusia Liang Bua secara kronologis menunjukkan hunian
dari fase zaman Paleolitik, Mesolitik, Neolitik, dan Paleolitik.
Sumber : Direktorat Geografi Sejarah. 2009.
Atlas Prasejarah Indonesia Masa Islam,
Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan
Pariwisata.
Gambar 1.15 Fosil Tengkorak Manusia
Purba Flores
Sumber : Direktorat Geografi Sejarah. 2009.
Atlas Prasejarah Indonesia Masa Islam,
Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan
Pariwisata.
Gambar 1.16 Fosil Geraham Flores
30 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi Semester 1
Menurut Teuku Jacob, Manusia Liang Bua secara kultural berada
dalam konteks zaman Mesolitik, dengan ciri Australomelanesid,
yaitu bentuk tengkorak yang memanjang. Tahun 2003 diadakan
penggalian oleh R.P. Soejono dan Mike J. Morwood, bekerjasama
antara Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dengan University of New
England, Australia. Penggalian itu menghasilkan temuan berupa
sisa manusia tidak kurang dari enam individu yang menunjukkan
aspek morfologis dan postur yang sejenis dengan Liang Bua 1, yang
mempunyai kesamaan dengan alat-alat batu dan sisa-sisa binatang
komodo dan spesies kerdil gajah purba jenis stegodon. Temuan itu
sempat menjadi bahan perdebatan mengenai status taksonominua,
benarkah Manusia Liang Bua itu termasuk dalam spesies baru, yaitu
Homo florensiensis, atau sebagai satu jenis spesies yang telah ada
di kalangan genus Homo?
Dalam pengamatan yang lebih mendalam terhadap manusia
Flores itu, ternyata ada percampuran antara karakter kranial yang
cukup menonjol antara karakter Homo erectus dan Homo sapiens.
Seluruh karakter kranio-fasial dari Manusia Liang Bua 1 (LB1) dan
Liang Bua 6 (LB6) menunjukkan dominasi karakter arkaik yang sering
ditemukan pada Homo erectus, walaupun beberapa aspek modern
Homo sapiens juga sangat terlihat jelas. Namun demikian, karakter
Homo sapiens hendaknya dilihat sebagai atribut tingkatan evolusi
dalam spesies ini. Bila dikaitkan dengan masa hidup Manusia Liang
Bua sekitar 18.000 tahun yang lalu, maka LB 1 dan LB 6 seharusnya
dipandang sebagai satu dari variasi Homo sapiens
Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia
Kolonialisme dan imperialisme di Indonesia
Latar belakang
Kisah kemerdekaan Bangsa Indonesia pada tahun 1945 tidak lepas dari campur tangan bangsa-bangsa Eropa yang pernah datang ke Indonesia.Indonesia dikenal sebagai daerah penghasil rempah-rempah. Rempah-rempah dicari bangsa Eropa karena manfaatnya sebagai penghangat dan bisa dijadikan pengawet makanan. Selain karena harganya yang mahal, memiliki rempah-rempah juga menjadi simbol kejayaan seorang raja pada saat itu. Dari faktor-faktor itu, banyak Bangsa Eropa yang berusaha untuk menemukan daerah penghasil rempah-rempah, salah satunya Indonesia.
hal-hal yang mendorong kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia :
- jatuhnya kota Konstantinopel ketangan Turki Usmani
- Gold (kekayaan), Glory (Kejayaan), dan Gospel (misi agama kristen)
- Kisah perjalanan Marco Polo ke dunia timur
- penemuan Chopernicus tentang bumi itu bulat yang didukung oleh Galileo Galilei
- penemuan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (kompas)
- Semangat Reconquesta (semangat balas dendam terhada umat islam dimanapun yang dijumpai)
Portugis
Bartholomeus Diaz melakukan penjelajahan samudra dan sampai di Tanjung Harapan, Afrika Selatan, pada 1488. Penjelajahan lalu diteruskan Vasco da Gama yang sampai di Gowa (India) pada 1498, lalu pulang ke Lisboa, Portugal, dengan membawa rempah-rempah. Portugis pun semakin gigih dalam mencari sumber rempah-rempah. Untuk itu, Portugis melanjutkan ekspedisi ke timur yang dipimpin Alfonso d’Albuquerque untuk menguasai Malaka. Ia berhasil menguasai Malaka sebagai pusat perdagangan rempah-rempah di Asia Tenggara pada 10 Agustus 1511.
Spanyol
Orang Spanyol yang pertama kali melakukan penjelajahan samudra adalah Christopher Columbus. Ia berlayar ke arah barat melewati Samudra Atlantik sesuai Perjanjian Tordesillas menuju India sekitar tahun 1492-1502. Ternyata ada kesalahan, karena sebenarnya ia sampai di benua Amerika; yang ia pikir adalah India. Penjelajahan berikutnya dilakukan Magelhaens dari Spanyol ke barat daya melintasi Samudra Atlantik sampai di ujung selatan Amerika, kemudian melewati Samudera Pasifik dan mendarat di Filipina pada tahun 1521. Pelayaran Magelhaens berpengaruh bagi dunia ilmu pengetahuan karena dirinya berhasil membuktikan bahwa bumi itu bulat. Penjelajahan Magelhaens kemudian dilanjutkan Sebastian del Cano. Pada 1521, Sebastian del Cano berhasil berlabuh di Tidore, namun kedatangan mereka dianggap melanggar Perjanjian Tordesillas. Untuk menyelesaikan permasalahan keduanya, Portugis dan Spanyol melakukan Perjanjian Saragosa pada 1529.
Belanda
Pada 1596, Cornelis de Houtman berhasil mendarat di Banten. Sikap Belanda yang kurang ramah dan berusaha memonopoli perdagangan di Banten membuat Sultan Banten saat itu marah. Akibatnya, ekspedisi ini terbilang gagal. Sekitar 1598-1600, pedagang Belanda mulai berdatangan kembali. Kedatangannya kali ini dipimpin Jacob van Neck. Ia berhasil mendarat di Maluku dan membawa rempah-rempah. Keberhasilan van Neck menyebabkan semakin banyak pedagang Belanda datang ke Indonesia.
Inggris
Masuknya bangsa Inggris ke Indonesia juga bertujuan mencari rempah-rempah. Tokoh penjelajahnya adalah Sir Henry Middleton dan James Cook. Henry Middleton mulai menjelajah di tahun 1604 dari Inggris menyusuri perairan Cabo da Roca (Portugal) dan Pulau Canary. Henry Middleton lanjut menuju perairan Afrika Selatan hingga Samudra Hindia. Ia sampai di Sumatra, lalu menuju Banten di akhir 1604. Ia berlayar ke Ambon (1605) lalu ke Ternate serta Tidore dan mendapat rempah-rempah, seperti lada dan cengkeh. Sedangkan ada James Cook sampai ke Batavia tahun 1770, setelah dari Australia.
PERKEMBANGAN KEKUASAAN BANGSA EROPA DI INDONESIA
Di antara bangsa-bangsa tersebut, Belanda merupakan negara yang cukup lama berada di Indonesia. Hingga akhirnya mereka membuat perusahaan dagang di Indonesia. Meski telah bangkrut, sampai sekarang, perusahaan ini tercatat sebagai salah satu perusahaan terkaya di dunia lho. Ada yang bisa menebak nama perusahaannya?
Vereenigde Oostindische Compagnie atau lebih dikenal dengan VOC merupakan perusahaan dagang tersebut. VOC didirikan pada 20 Maret 1602 oleh Johan van Oldenbarnevelt. Kepemimpinannya dipegang oleh 17 orang pemegang saham (Heeren Zeventien) yang berkedudukan di Amsterdam. Tujuan pembentukannya adalah:
(1) menghindari persaingan sesama pedagang Belanda.
(2) Memperkuat Belanda dalam persaingan dengan Bangsa Eropa lain.
(3) Memonopoli perdagangan rempah-rempah di Indonesia.
Keberadaan VOC tidak hanya sebagai kongsi dagang, namun juga menjadi kekuatan politik. VOC memiliki hak octrooi, yaitu monopoli perdagangan, mencetak mata uang sendiri, mengadakan perjanjian, menyatakan perang dengan negara lain, menjalankan kekuasaan kehakiman, memungut pajak, memiliki angkatan perang, dan mendirikan benteng. VOC pun memiliki beberapa kebijakan, yaitu:
1. Contingenten: pajak wajib berupa hasil bumi yang langsung dibayarkan ke VOC.
2. Verplichte leverantie: penyerahan wajib hasil bumi dengan harga yang telah ditentukan VOC. Kebijakan ini berlaku di daerah jajahan yang tidak secara langsung dikuasai VOC, misalnya Kesultanan Mataram.
3. Ekstirpasi: menebang kelebihan jumlah tanaman agar produksinya tidak berlebihan sehingga harga dapat dipertahankan.
4. Pelayaran hongi: Pelayaran dengan perahu kora-kora untuk memantau penanaman dan perdagangan rempah-rempah oleh petani.
Pada tahun 1799, VOC bangkrut karena pegawai VOC banyak yang melakukan korupsi, menanggung utang akibat perang, dan kemerosotan moral para pegawai. Dengan dibubarkannya VOC, maka kekuasaannya di Indonesia kemudian diambil alih oleh pemerintah kerajaan Belanda yang saat itu dikuasai Perancis.
PEREBUTAN POLITIK HEGEMONI BANGSA EROPA DI INDONESIA
Masa Pemerintahan Republik Bataaf
Kerajaan Belanda dipimpin Louis Napoleon, yang merupakan adik Napoleon Bonaparte, mengangkat Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels pada tahun 1808 untuk mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris. Tugas lainnya adalah memperbaiki nasib rakyat selaras dengan cita-cita Revolusi Perancis.
Adapun kebijakan Daendels adalah:
Sisi negatif pemerintahan Daendels adalah membiarkan terus praktik perbudakan serta hubungan dengan raja-raja di Jawa yang buruk, sehingga menimbulkan banyak perlawanan. Daendels ditarik ke Eropa, lalu digantikan Gubernur Jenderal Janssens pada tahun 1811. Masa pemerintahannya tidak lama, karena pasukan Inggris datang menyerang. Janssens dan pasukannya menyerah dengan ditandatanganinya Perjanjian Tuntang, sehingga selanjutnya Nusantara berada di bawah kekuasaan Inggris.
Masa Pemerintahan Inggris
Pada 1811, pimpinan Inggris di India, Lord Minto, memerintahkan Thomas Stamford Rafflesyang berada di Penang untuk menguasai Pulau Jawa. Penjajahan bangsa Inggris tidak berlangsung lama. Sejak 1816 Inggris menyerahkan kembali kekuasaannya kepada Belanda. Indonesia kembali berada di bawah kekuasaan Belanda.
Kebiajakan Rafles :
Masa Pemerintahan Belanda
Van der Capellen ditunjuk sebagai Gubernur Jenderal, menerapkan kebijakan dalam menghapuskan peran penguasa tradisional, menerapkan pajak yang memberatkan rakyat, sehingga muncul banyak perlawanan dari rakyat. Belanda juga mengutus Johannes van den Bosch untuk meningkatkan penerimaan negara Belanda yang kosong akibat perang dengan masyarakat Nusantara dan Bangsa Eropa lainnya.
Van den Bosch memberlakukan sistem tanam paksa (cultuur stelsel) sejak tahun 1830. Penerapan cultuur stelsel banyak mengalami penyimpangan, seperti waktu tanam yang melebihi usia tanam padi, tanah yang seharusnya bebas pajak tetap kena pajak, hingga rakyat harus menyediakan sampai setengah tanahnya. Meski begitu, Tanam Paksa juga berdampak positif karena rakyat Indonesia mengetahui jenis-jenis tanaman baru dan mengetahui cara tanam yang baik.
Peraturan Tanam Paksa :
Pada tahun 1870 Tanam Paksa dihapus dan diganti Politik Pintu Terbuka yang tertuang dalam UU Agraria 1870 yang mengatur tentang kepemilikan tanah pribumi dan pemerintah. Di sini, mulai diberlakukan politik pintu terbuka, investor asing mulai muncul, terjadi pengembangan usaha perkebunan di luar Jawa, dan sistem kerja paksa diganti dengan sistem kerja bebas.
Perkembangan Agama Kristen
Agama Katolik dibawa oleh kaum misionaris Portugis, salah satunya St. Fransiskus Xaverius (1506-1552) yang mengunjungi Ambon, Ternate dan Halmahera pada tahun 1546-1547. Selain Portugis, Belanda juga menyebarkan agama Protestan oleh Ludwig Ingwer Nommensen. Ia berhasil melakukan kristenisasi di Sumatera Utara. Hingga kini, Protestan merupakan agama yang dominan di Provinsi Sumatera Utara.
Kamis, 11 Juli 2019
FESTIVAL BIAK MUNARA WAMPASI 2019
FESTIVAL BIAK MUNARA WAMPASI 1-6 JULI 2019
Biak Munara Wampasi merupakan serangkaian acara yang digelar di Kabupaten Biak Numfor dan terdiri dari beberapa rangkaian, antara lain snap mor (menangkap ikan di air laut surut/meti), apen beyeren (berjalan kaki di atas batu panas), lari Biak 10 km, perjalanan kapal pesiar ke objek wisata, pameran anggrek dan budaya, hiburan band, kesenian dan tari khas Biak.
Festival BMW VII 2019 akan digelar di Kabupaten Biak Numfor, dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pariwisata.Tahun ini Festival BMW lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Jika dulu hanya berlangsung selama 4 hari, sekarang akan berlangsung selama 6 hari.
Ketua Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty menuturkan, Biak mempunyai seni dan kebudayaan yang beragam. Antara lain snap mor atau menangkap ikan di air laut surut, dan apen beyeren atau berjalan kaki di atas batu panas. Budaya unik masyarakat Biak ini rencananya juga akan ditampilkan pada Festival Biak Munara Wampasi 2019.
Sejumlah kegiatan juga telah dipersiapkan, antara lain konser musik tradisional, lomba mancing, diving, parade wairon, parade wor dan yospan, serta pesona kuliner dengan acara makan papeda, keladi dan ikan
Festival budaya yang di ada di kabupaten Biak Numfor ini sekaligus bertujuan untuk menjaga kearifan lokal, budaya dan tradisi di kabupaten Biak Numfor khususnya dan papua pada umumnya. mudah-mudahan festival ini di bahas dalam workshop Sagusablog satu guru satu blog dan workshop "Ikatan Guru Indonesia".
Oleh-oleh khas Biak
Kerajinan Tangan Masyarakat Biak Numfor
Kerajinan masyarakat Kab. Biak Numfor
Setiap fertival Biak Munara Wampasi maka banyak kerajinan-kerajinan yang dibuat oleh industri rumah tangga yang dijual di stand-stand Biak munara wampasi. kerajinan-kerajinan ini hampir semua merupakan daur ulang seperti terlihat di gambar diatas. sentra kerajinn tangan ini sebagian besar berada di Kecamatan Biak timur.
- kalung dari kerang yang diukir berbentuk burung cenderawasih (Rp. 75.000)
- kalung dari biji-bijian dan kayu (Rp. 40.000)
- topi dari bulu burung kaswari (Rp. 200.000)
- topi dari bulu ayam dan burung yang diberi warna (Rp. 100.000)
- tas-tas canti dari daur ulang tempurung dan biji-bijian size sedang Rp. 300.000 size kecil Rp.250.000

Rok tradisional Biak Rp. 200.000 (size besar) Rp. 150.000 (size kecil)
Berminat!
Hubungi No. WA / telegram 081248150750
Senin, 08 Juli 2019
RPP XII (Bentuk-bentuk Pergolakan dalam Negeri)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA KELAS XII


































