" Pulau Pewaris Nilai Tanpa Prasangka : Sejarah Hubungan Antar Etnik di Bangka"
Sejarah Indonesia pun merekam konflik sosial yang dipicu SARA sejak jaman Hindia Belanda-Indonesia. Pastinya kita masih ingat beberapa kerusuhan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Namun, ada wilayah yang tidak terjadi konflik sosial walaupun penduduknya beragam etnis. Salah satunya provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Simbol toleransi antar etnis tercermin dengan keberadaan tempat ibadah yang berdampingan dan saling mengunjungi saat hari raya. Tradisi ini telah berlangsung ratusan tahun dan terjaga sampai hari ini. Apa rahasianya?
Temukan dalam webinar yang dilaksanakan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) pusat dengan judul : *Pulau Pewaris Nilai Tanpa Prasangka ; Sejarah Hubungan Antar Etnik di Bangka*
Hari. : Sabtu
Tanggal. : 20 Juni 2020
⌚️13.30-15.30 WIB
⌚️14.30-16.30 WITA
⌚️15.30-17.30 WIT
Sambutan :
1. Ketua I AGSI : Yayan Syalviana, S.Pd.
2. Wakil Ketua AGSI Kepulauan Bangka Belitung : Nizar S.Pd
Narasumber :
1. Prof. Dr. Bambang Purwanto (Sejarawan UGM)
2. Drs. Akhmad Elvian (Sejarawan/Ketua MSI Bangka Belitung)
3. Sumardiansyah (Presiden AGSI)
4. Suwito Wu (Heritage of Tionghoa Bangka)
Moderator. : Muhammad Wirtsa Firdaus
Silahkan Bapak/Ibu/saudara/i mendaftar di https://bit.ly/msibabel3
Dapatkan E-sertifikat (automatic) di link yang akan disebar saat acara berlangsung.
Ikuti tautan dibawah ini untuk bergabung Grup WA :
1. MSI-AGSI BABEL 1 : https://chat.whatsapp.com/HO2ncva6AtxBIbyKuZ2bZT
2. MSI-AGSI BABEL 2 : https://chat.whatsapp.com/KOhDlJCMSAABZ3ZBsJS6qq
3. MSI-AGSI BABEL 3: https://chat.whatsapp.com/BgYdydnrO4OLHeqWMZsY6q
Informasi : 081373361767 (Sri Handayani)








0 komentar:
Posting Komentar